Kamis, 26 Juli 2012

Memahami Lafal, Tekanan, Intonasi dan Jeda


Memahami Lafal,
Tekanan, Intonasi dan
Jeda
SMK Kelas X  1.1 Menyimak untuk memahami lafal, tekanan,
intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan
yang tidak
1. 2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat
1. 3 Membaca cepat untuk memahami
informasi tertulis dalam konteks
bermasyarakat
1. 4 Memahami informasi tertulis dalam
berbagai bentuk teks
1. 5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang
tepat
1. 6 Memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan
yang tepat
 Memahami lafal, tekanan, intonasi,  
dan jeda 
1. Lafal
Lafal merupakan cara seseorang atau
sekelompok orang untuk mengucapkan
bunyi-bunyi bahasa.
Dalam bahasa tulis, lafal tidak terlihat
jelas karena lafal lebih tercermin dalam
bahasa lisan. 
Contoh pelafalan yang baku
Toylet – toilet  setasiun - stasiun
kacaw- kacau   manajer - menejer
 2. Tekanan
Tekanan adalah ucapan yang ditekankan
pada suku kata atau kata sehingga bagian
itu lebih keras(tinggi) ucapannya dibanding
bagian yang lain (KKBI, 1987:1023).

Dalam bahasa tulis tekanan tidak
membedakan arti dan ditandai dengan garis
bawah, sedangkan dalam bahasa lisan
tekanan berpengaruh terhadap perubahan
makna.
Misalnya 
1. Pak Rahman  membaca koran
2. Pak Rahman membaca koran
3. Pak Rahman membaca koran
   Pada kalimat (1) bagian yang ditekankan
adalah pak Rahman. Kalimat tersebut
mengandung pengertian bahwa pelaku yang
membaca koran adalah pak Rahman bukan
orang lain.
  Pada kalimat (2) menekankan bagian
kata membaca. Hal ini menyatakan bahwa
yang dilakukan oleh pak Rahman adalah
membaca bukan membeli, atau yang lain.
  Pada kalimat ke (3) menekankan bagian
kata koran. Kalimat tersebut mengandung
pengertian bahwa yang dibaca oleh pak
Rahman adalah koran bukan komik atau yang
lain. 
  3. Intonasi
Intonasi adalah naik turun atau tinggi rendahnya
nada dalam pelafalan kalimat (lagu kalimat). Contoh
1) Siapa yang tidak masuk kelas hari ini?
2) Hari ini Ayu tidak masuk kelas.
3) “Besok pagi pekerjaan ini harus selesai ya!” kata
ibu guru
a. Kalimat tanya 
Intonasi naik dan agak panjang serta
menggunakan lambang tanda tanya di akhir
kalimat (?).
b. Kalimat berita
Intonasi akhir turun dan menggunakan lambang
tanda baca titik pada akhir kalimat (.).
c. Kalimat perintah
Intonasi tinggi dan menggunakan lambang tanda
baca seru di akhir kalimat (!).

 4. Jeda
Jeda merupakan waktu berhenti atau
hentian sebentar dalam ujaran. Jeda
juga berpengaruh terhadap perubahan
makna. Contoh
1) Kata adik, Ibu Yani itu guru yang pandai.
2) Kata adik ibu, Yani itu guru yang pandai.
3) Kata adik ibu Yani, itu guru yang pandai. 





Dalam bahasa Indonesia, keempat penanda
ini disebut unsur suprasegmental. Unsur ini
tidak terlihat, namun ada dalam bahasa
Indonesia dan mempengaruhi perbedaan
makna.  

   karier    
 karisma
 Konggres
 Kurva
 istri
 Sutera
 Insyaf
 kwalitas
 Mulia
 Syaraf

 Karir
 Kharisma
 Kongres
 Kurve
 Isteri
 Sutra
 Insaf
 kualitas
 mulya
 Saraf

Kenalilah lafal baku dan tidak baku. Centang
lafal yang baku dan silang lafal yang tidak
baku berikut ini! THANK YOU

1 komentar: